<![endif]-->
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan ke hadiran
Allah Yang Maha Esa atas karunia serta hidayah-Nya, sehingga saya bisa
menyelesaikan makalah ini. Makalah ini merupakan salah satu tugas yang
diberikan oleh dosen mata kuliah OPERATION RESEACH . Makalah ini
membahas tentang “ OPERATION RESEACH”.
Tersusunnya makalah ini tidak terlepas dari bantuan beberapa pihak, oleh
karena itu saya mengucapkan terimakasih kepada dosen pengasuh mata kuliah
Yaitu : SAYED LUTFI SE,M.SI selaku dosen OPERATION
RESEACH serta rekan-rekan yang telah membantu hingga tersusunnya makalah ini.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih mempunyai banyak kekurangan, oleh
karena itu saya mengharapkan kritik dan saran untuk perbaikan makalah ini. Semoga
apa yang saya sampaikan dalam makalah ini dapat menambah pengetahuan dan
bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.
Penyusun
:
Banda Aceh27/10/2016
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Selama
perang dunia ke-2 tidak dapat dipungkiri lagi keefektifan dari RO sebgai metode
penyelesain masalah. Kegiatan Operation Research di Inggris dan Amerika secara
terus menerus. Dalam bidang nonmiliter terutama kelompok industri, sehingga
aktifitas operation research tidak hanya mengenai aktivitas ilmu tetapi juga
menyangkut berbagai macam disiplin dan bisnis.
Riset
Operasi (operation research) dimulai dikalangan militer dalam permulaan Perang
Dunia Kedua. Dalam perang tersebut, Riset Operasi digunakan dalam
mengalokasikan sumber-sumber atau input yang terbatas guna melayani berbagai
operasi militer dan kegiatan-kegiatan di dalam setiap operasi secara efisien
dan efektif. Tujuannya untuk menerapkan pendekatan ilmiah guna memecahkan permasalahan
atau persoalan pada operasi militer ditambah lagi dengan permasalahan strategi
dan taktis militer.
Riset
Operasi mula-mula berkembang di Inggris dalam bidang militer, industri, bisnis
dan pemerintahan sipil, kemudian berkembang dengan cepat sekali di Amerika
Serikat, sejak 1951. Sekarang perkembangannya sudah meluas menjangkau negara
berkembang seperti Indonesia.
BAB II
OPERATION RESEACH
1. Pengertian Riset Operasi (Operation Reseach)
Riset
Operasi berasal dari Inggris yang merupakan suatu hasil studi operasi-operasi
militer selama Perang Dunia II. Istilah riset operasi pertama kali digunakan
pada tahun 1940 oleh Mc Closky dan Trefthen di suatu kota kecil, Bowdsey,
Inggris. Kata operasi dapat disefinisikan sebagai tindakan-tindakan yang
diterapkan pada beberapa masalah atau hipotesa. Sementara riset dapat
didefinisikan sebagai suatu proses yang terorganisasi dalam mencari kebenaran
akan masalah atau hipotesa.
2. Definisi Riset Operasi
Morse
dan Kimball mendefinisikan riset operasi sebagai metode ilmiah (scientific
method) yang memungkinkan para manajer mengambil keputusan mengenai kegiatan
yang mereka tangani dengan dasar kuantitatif. Definisi ini kurang tegas karena
tidak tercermin perbedaan antara riset operasi dengan disiplin ilmu yang lain.
·
Churchman,
Arkoff dan Arnoff pada
tahun 1950-an mengemukakan pengertian riset operasi sebagai aplikasi
metode-metode, teknik-teknik dan peralatan-peralatan ilmiah dalam menghadapi
masalah-masalah yang timbul di dalam operasi perusahaan dengan tujuan
ditemukannya pemecahan yang optimum masalah-masalah tersebut.
·
Miller
dan M.K. Starr mengartikan riset operasi sebagai
peralatan manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan, matematika, dan logika
dalam kerangka pemecahan masalah-masalah yang dihadapi sehari-hari, sehingga
akhirnya permasalahan tersebut dapat dipecahkan secara optimal.
·
S.L.
Cook dalam Little Chid, 1977 mengartikan riset operasi sebagai suatu
metode, suatu pendekatan, seperangkat teknik, sekelompok kegiatan, suatu
kombinasi beberapa disiplin, suatu perluasan dari disipilin-disiplin utama
(matematika, teknik, ekonomi), suatu disiplinbaru, suatu lapangan kerja, bahkan
suatu agama. OR mungkin beberapa dari semua hal ini.
Operation Reseach Society of Great Britain “Operation research is the applicarion of the
methods of science to complex problem arising in the directin and management of
large system of men, machines, materials and moner in industry, business,
government, and defense. The distinctive approach is to develop a scientific
model of a system, incorporating measurements of factors as chance and risk,
with to predict and compare the outcomes of alternative decision, strategies or
control. The purpose it to help management determine its policy and actions
scientifically.”
Riset
operasi adalah penerapan metode-metode ilmiah terhadap masalah-masalah rumit
yang muncul dalam pengarahan dan pengelolaan dari sistem besar manusia, mesin,
bahan dan uang dalam industry, bisnis, pemerintahan dan pertahanan. Pendekatan
khusus ini bertujuan membentuk suatu model ilmiah dari sistem, menggabungkan
ukuran-ukuran faktor-faktor seperti kesempatan dan risiko, untuk meramalkan dan
membandingkan hasil-hasil dari beberapa keputusan, strategi atau pengawasannya.
Tujuannya adalah membantu pengambil keputusan menentukan kebijakan dan
tindakannya secara ilmiah.
Operation
Reseach Society of America “Operation research concerned with scientifically
deciding how to best design and operate man-machine system, usually under
conditions requiring the allocation of scarce resource.”
Riset
Operasi berkaitan dengan menentukan pilihan secara ilmiah bagaimana merancang
dan menjalankan sistem manusia-mesin secara terbaik, biasanya membutuhkan
alokasi sumber daya yang langka.
T.L. Saaty
mendefinisikan riset operasi sebagai
seni memberikan jawaban buruk terhadap masalah-masalah, yang jika tidak,
memiliki jawaban yang lebih buruk.
Pangestu
“ Operations research berkaitan dengan pengambilan keputusan optimal dalam
penyusunan model dari sistem-sistem baik deterministik maupun probabilistik
yang berasal dari kehidupan nyata ”.
Bertrand
menyebut Operations research sebagai model kuantitatif “ Quantitative models
are based on a set variables that vary over specific domain, while quantitative
and causal relationships have been defined between that variable ”.
Frederick
Hillier “ Operations research adalah suatu pendekatan ilmiah kepada
pengambilan keputusan yang meliputi operasi sistem-sistem organisasi ”.
Model Riset Operasi
Model
adalah abstraksi atau penyederhanaan realitas system yang kompleks dimana hanya
komponen yang relevan atau faktor yang dominan dari masalah yang dianalisis
diikutsertakan. Salah satu pembentukan model adalah untuk menemukan variabel
apasaja yang penting dan menonjol. Penemuan-penemuan variabel yang penting ini
berkaitan erat dengan penyelidikan hubungan yang ada diantara variabel. Ada
beberapa cara yang digunakan untuk mengklasifikasikan model salah satu cara
yang umum digunakan adalah membedakannya kedalam jenis model yaitu :
A. Model Iconic (Physical)
Adalah
suatu penyajian fisik yang tampak seperti aslinya dari suatu sistem nyata
dengan skala yang berbeda. Model ini mudah untuk dipahami, dibentuk &
dijelaskan, tetapi sulit untuk memanipulasi & tak berguna untuk tujuan
peramalan, biasanya menunjukkan peristiwa statik. Contohnya dalam mempelajari
struktur sebuah atom, warna model tidak relevan, sementara letak
lapisan-lapisan merupakan sifat yang relevan untuk disajikan.
B. Mathematic (Simbolic) Model
Diantara
jenis model yang lain, model matematik sifatnya paling abstrak. Model ini
menggunakan seperangkat simbol matematik untuk menunjukkan komponen-komponen
(& hubungan antar mereka) dari sistem nyata. Namun, sistem nyata tidak
selalu dapat diekspresikan dalam rumusan matematik.Di bedakan menjadi dua
yaitu:
C. Deterministik
Dibentuk
dalam situasi kepastian (certainty). Model ini memerlukan
penyederhanaan-penyederhanaan dari realitas karena kepastian jarang terjadi.
Keuntungan model ini adalah dapat dimanipulasi & diselesaikan lebih mudah.
D. Probabilistik
Meliputi
kasus-kasus dimana diasumsikan ketidakpastian (uncertainty). Meskipun
penggabungan ketidakpastian dalam model dapat menghasilkan suatu penyajian
sistem nyata yang lebih realistis, model ini umumnya lebih sulit untuk
dianalisa.
E. Model Analog
Model
Analog adalah suatu model yang menyajikan suatu analogi dari keadaan nyata.
Tidak seperti model ikonik, model analog tidak harus sama dengan sistem yang
disajikan. Salah satu contoh model analog adalah histogram dimana panjang
batang yang berbeda digunakan untuk menyajikan frekuensi relatif dari beberapa
macam kejadian.
F. Model Simulasi
model yang meniru tingkah laku sistem dengan
mempelajariinteraksi komponen-komponennya. Model ini dapat digunakan
untukmemecahkan sistem kompleks yang tidak dapat diselesaikan secara matematis.
G. Model Heuristik
suatu model yang didapat dari metode
pencarian yang didasarkan atas intuisi atau aturan-aturan empiris untuk
memperoleh solusi yang lebih baik.
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Dari
definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa riset operasi berkenaan dengan
pengambilan keputusan yang optimal dalam, dan penyusunan model dari
sistem-sistem baik yang diterministik maupun probabilistik yang berasal dari
kehidupan nyata. Atau dunia pengelolaan atau dunia usaha yang memakai
pendekatan ilmiah atau pendekatan sistematis. sebuah model adalah suatu
abstraksi realitas, ia akan tampak kurang kompleks dibandingkan realitas itu
sendiri.
Model
itu, agar menjadi lengkap, perlu mencerminkan semua realitas yang sedang
diteliti. Salah satu alasan pembentukan model adalah untuk menemukan
variabel-variabel yang penting atau menonjol. Penemuan variabel-variabel yang
penting itu berkaitan erat dengan penyelidikan hubungan yang ada diantara
variabel-variabel itu. Teknik-teknik kuantitatif seperti statistik dan simulasi
digunakan untuk menyelidiki hubungan yang ada diantara banyak variabel dalam
suatu model.
DAFTAR PUSTAKA
1) Sri
mulyono, Riset Operasi, LPEM, UI, 2002
2) Subagyo
Pangestu, Marwan Asri, dan T. Hani Handoko. Dasar-Dasar Operation Research,
Yogyakarta: PT. BPFE-Yogyakarta, 2000.
3) Aminudin,
Prinsip-Prinsip Riset Operasi, Erlangga, 2005
4) Ayu,
Media Anugrah. Pengantar riset operasional. Seri diklat kuliah. Universitas
Gunadarma. 1993.
5) A
Taha, Hamdy, 1996, Riset Operasi Jilid
1, Jakarta : Binarupa Aksara.
6) Berbagai
sumber dari internet:
·
http://isengcom.wordpress.com/2011/10/05/pengenalan-riset-operasional-ro/ü http://metodologi-penelitian.blogspot.com/2012/10/definisi-atau-pengertian-riset-operasi.html
http://
·
ü
http://juliadi.wikispaces.com/file/view/Tehnik+Riset+Operasi.doc
·
http://www.ilab.gunadarma.ac.id/modul/NewATA/Modul%20ATA/Riset%20Operasional%20%28ATA%202011-2012%29/M1.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar